WhatsApp-Button
Sammi Aldhi Yanto dibaca 54 kali

ETIKA MENGHUBUNGI DOSEN

Tahun ajaran sudah mau dimulai, kini para mahasiswa baru sudah mulaidisibukkan dengan pengisian KRS dan kegiatan-kegiatan akademik lainnya, danmendapatkan dosen pembimbing  selama di perkuliahan. Sekarang mahasiswa baru akanmenghubungi dosen pembimbingnya untuk persetujuan KRS dan lain sebagainya,namun banyak mahasiswa yang bermasalah sama dosen pembimbingnya karena, padasaat menghubungi dosen tersebut dinilai tidak sopan dan tidakmenggunakan etika sopan santun dan kata-kata yang kurang tepat.

 

Kita sebagaiseorang mahasiswa di suatu universitas, peran bimbingan dosen emang sangatdiperlukan karena dosen yang akan membantu mahasiswa dalam mengerjakan suatuproject atau tugas. Apalagi kalo sudah memasuki TA atau tugas akhir sepertiSkripsi/Tesis, peran dosen sangat-sangat di butuhkan di sini. Apalagi banyaknyaperbaikan yang harus di diperbaiki dalam hasil penelitian. Namun kita jugaharus tau etika dalam menghubungi seorang dosen, karena kalo mahasiswa dalammenghubungi dosen dengan penuh sopan santun maka dosen akan mudah dalammemberikan kita bimbingan, Berikut etika dalam menghubungi dosen.


 

  1. Etika DalamMenghubungi Dosen:

Carilah waktu yang pas kalo mau menghubungi dosen. Pilih lah waktu yang biasanya tidak di gunakan untuk beribadah atau beristirahat. 

Contoh: Hindari menghubungi dosen diatas pukal 20:00 ke atas.

Awali sapaan dengan mengucapkan salam atau selamat pagi. 

Contoh: Assalamualaikum, selamat pagi pak..

Biasakan mengucapkan maaf, untuk menunjukkan santun anda,

Contoh: Mohon maaf pak, menggangu waktunya.

Setiap Dosen setiap harinya pasti menghadapi puluhan bahkan ratusan mahasiswa dan dosen pasti kebanyakan tidak men save nomor kontak mahasiswa.  Maka, anda harus mengenalkan diri anda terlebih dahulu kalo mau menghubungi dosen tersebut

Contoh:Nama saya BUDI, mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2015 pak/buk, Semester ini mengambil mata kuliah di kelas ibu/bapak.

Gunakanlah Bahasa yang sopan santun, dan mudah dimengerti, tanda baca yang baik. 

Contoh: jangan menyingkat kata kayak kpn, otw, dmn, sy, dll.

Tulislah pesan dengan singkat, padat, dan jelas. 

Contoh: Saya memerlukan tanda tangan ibu/bapak di lembar pengesahan saya. Kapan kiranya saya dapat menemui Ibu/Bapak?

Akhiri pesan dengan mengucapkan salam dan terimakasih sebagai penutup.

Jangan menghubungi dosen atau mengirim pesan dengan bertubi-tubi Seandaninya kamu sudah mengirim pesan kepada dosen mu, jika belum dibalas, tunggu lah sebentar.
Jangan kalo belum dibalas kamu menghubunginya berkali-kali, tunggulah sebentar karena, dosen itu pasti mempunyai urusan yang lain. Jika keadaan mendesak sekali, temuilah secara langsung dosen tersebut. Dan berusahalah berkomunikasi dengan santun, gunakan lah kata-kata yang baik, karena dosen tersebut bukan teman sebaya kamu.

AssalamualaikumIbu/Bapak, Mohon maaf menganggu waktu ibu/bapak, saya Budi, mahasiswa teknikinformatika 2015, semester ini mengambil mata kuliah dengan ibu/bapak, yangsaat ini sedang menulis skripsi dan bapak/ibuk yang ditunjuk sebagaipengajarnya. Terimakasih pak/buk.
Assalamualaikum, pak/buk saya butuh tanda tangan dari bapak/ibuk untuklembar pengesahan saya. Kapan bisa jumpa ya pak/buk? Terima kasih, Wassalam.
Dan, ada hal yang dilihat dosen dari kamu yaitu foto profile, jadigunakanlah foto profile yang baik dan sopan, tapi, ada juga beberapa dosen yangbaik dan enak diajak bercanda kalo kamu menghubungi nya, tapi itu hanyabeberapa. Jadi berbuat sopan dan hormatlah haru tetap dijaga.

Begitulah beberapa etika umum yang harus kita terapkan ketika hendak menghubungi dosen, meskipun tidak menyangkal bahwa masih ada mahasiswa-mahasiswa yang kurang memperhatikan hal diatas. Kita harus memiliki prilaku dan etika yang baik. Jika kita menghormati dosen dengan etika yang baik dan santun, maka dosen akan melakukan hal yang sama seperti apa yang kita lakukankepada mereka. (Andani)

  1. Contoh Umum:

Develop by Garuda Cyber Indonesia